Mungkin bukan satu atau dua kali saja Anda mengalami mati listrik di rumah. Nah, ada banyak alasan yang bisa menyebabkan meteran listrik mati, loh. Pasalnya, bisa jadi penyebabnya berasal dari Anda sendiri.
Tidak jarang listrik mati ini jadi penghambat aktivitas Anda di rumah. Belum lagi Anda yang memang menjalani bisnis rumahan yang sangat mengandalkan adanya aliran listrik setiap saat. Mengetahui penyebab meteran listrik mati membuat Anda bisa mengambil solusi yang tepat setelahnya.
Nah, coba cari tahu semua penyebab yang mungkin membuat meteran listrik di rumah Anda mati. Jangan lupa untuk selalu siapkan nomor pengaduan PLN jika dibutuhkan untuk membantu saat pemadaman listrik terjadi.
Penyebab Meteran Listrik Mati
Ada dua jenis mati listrik yang mungkin terjadi, yaitu listrik mati saat meteran masih menyala dan meteran mati total. Kemungkinan tersebut bisa terjadi akibat penyebab-penyebab di bawah ini.
1. Adanya gangguan distribusi listrik

PLN sebagai perusahaan yang bertanggung jawab atas penyediaan listrik di Indonesia perlu melakukan distribusi listrik ke banyak daerah. Distribusi ini pun bisa mengalami kendala banyak hal, mulai dari cuaca hingga gangguan teknis pada gardu listrik.
Saat distribusi listrik terganggu, tidak heran jika listrik di sebuah wilayah akan ikut padam. Ada kalanya pemadaman ini disertai dengan matinya meteran listrik di rumah.
2. Instalasi listrik yang buruk
Kondisi ini kadang sulit sekali dihindari oleh pemilik rumah. Anda bisa saja mendapatkan instalasi listrik di rumah yang buruk dari pihak pengembang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini yang membuat listrik sering kali padam karena terjadi kerusakan.
Salah satu ciri buruknya instalasi adalah penggunaan kabel listrik yang berkualitas rendah. Hal ini bisa terlihat dari kabel yang tipis dan pelindung yang mudah terkelupas. Hal ini yang membuat aliran listrik sering padam saat dipakai.
3. Pemadaman listrik berkala
PLN akan melakukan pengecekan setiap sistem yang dipakai dalam distribusi listrik. Saat pengecekan dilakukan, PLN akan melakukan pemadaman berkala pada waktu-waktu tertentu. Setiap wilayah pun akan mendapatkan gilirannya biarpun sebenarnya pemadaman tidak berlangsung dalam durasi panjang.
Sebelum melakukan pemadaman, pihak PLN biasanya akan memberikan informasi terlebih dulu kepada seluruh masyarakat di sebuah wilayah. Masyarakat biasanya diminta untuk melakukan persiapan terlebih dulu.
4. Beban listrik yang berlebihan

Kondisi lain yang mungkin terjadi adalah Anda menggunakan listrik yang terlalu berlebihan. Setiap rumah memiliki batas daya listrik yang bisa digunakan dalam satu waktu. Anda perlu mengetahui batas listrik sebelum menempati rumah tersebut.
Batas daya listrik ini biasanya ditandai dengan ukuran volt ampere (VA). PLN membagi golongan rumah dengan batas VA listriknya, mulai dari 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA, dan seterusnya.
Nah, ukuran daya ini yang bisa dipakai oleh alat elektronik yang ada di rumah. Jika daya yang digunakan melebihi batas, meteran listrik akan turun secara otomatis.
5. Terjadi korsleting listrik
Korsleting listrik bisa terjadi akibat arus pendek dalam jaringan listrik rumah. Kondisi ini akan membuat arus listrik pada satu stop kontak tidak bisa bekerja dengan baik. Saat terjadi arus pendek, meteran listrik akan mati secara otomatis. Namun, tidak jarang juga akan terjadi percikan api yang menyebabkan kebakaran.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Token Listrik Gagal Terus dan Penyebabnya
6. Penggunaan alat elektronik yang rusak

Anda juga perlu mengecek kembali alat-alat elektronik yang sudah lama. Bisa jadi alat elektronik yang berumur sudah mengalami kerusakan di dalam komponennya. Kerusakan ini yang membuat listrik tidak bisa mengalir dengan lancar untuk menyalakan alat elektronik tersebut.
Penggunaannya juga akan memicu konsleting pada listrik rumah. Hal inilah yang akan membuat listrik padam secara otomatis guna menghindari kerusakan yang lebih besar.
7. Token listrik habis atau tagihan belum dibayar
Penyebab lain yang mungkin membuat meteran listrik mati bisa jadi karena kesalahan Anda sendiri. Untuk pengguna listrik prabayar, pemadaman bisa terjadi akibat token listrik habis. Listrik biasanya akan padam sendiri saat token belum benar-benar menyentuh angka 0. Meteran pun akan mengeluarkan bunyi saat token sudah hampir habis.
Berbeda dengan pelanggan listrik pascabayar yang menggunakan tagihan listrik setiap bulannya. PLN akan memutus aliran listrik jika Anda belum membayar tagihan beserta denda keterlambatan. Jika sudah membayar, listrik akan kembali menyala, kok.
Baca juga: Cara Beli Token Listrik Lengkap dengan Langkah-langkahnya
Solusi untuk Meteran Listrik Mati
Ada banyak langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi meteran listrik mati. Namun, langkah ini hanya bisa dilakukan jika matinya meteran listrik ini terjadi karena kesalahan Anda, ya. Berikut cara mengatasi meteran listrik mati yang bisa dilakukan.
1. Mengaktifkan saklar MCB
Pemadaman listrik bisa saja terjadi karena saklar MCB di rumah Anda berpindah dari ON ke OFF. Kondisi ini bisa terjadi akibat kelebihan beban listrik yang digunakan atau adanya korsleting listrik untuk menghindari arus pendek.
Namun, Anda perlu melihat dulu kondisi layar di meteran listrik. Jika layar masih menyala dan menunjukkan sisa saldo token listrik, berarti Anda bisa kembali menyalakan listrik di rumah. Caranya dengan memindahkan switch kembali ke ON.
2. Memperbaiki saklar dan stop kontak

Jika terjadi korsleting, Anda perlu memperbaiki saklar atau stop kontaknya terlebih dulu. Ganti perangkat yang terbakar dan tidak bisa dipakai lagi dengan yang baru. Jika ada kabel yang putus atau terbuka, Anda juga perlu menggantinya supaya tidak terjadi korsleting di kemudian hari.
3. Tidak menggunakan alat elektronik yang sudah rusak
Sebagai informasi, setiap alat elektronik memiliki masa pakainya sendiri-sendiri. Setelah dipakai dalam kurun waktu tertentu, kondisi kelistrikan alat elektronik akan menurun atau rusak. Jal yang perlu Anda lakukan adalah menggantinya dengan yang baru.
Sebagai contoh, kulkas memiliki umur rata-rata 10—14 tahun pemakaian mengingat alat elektronik ini menyala selama 24 jam. Ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan membeli kulkas baru setelah melewati masa pemakaian tersebut.
4. Menghubungi PLN

Ada kalanya pemadaman yang terjadi membuat meteran listrik mati total. Kondisi ini membuat aliran listrik ke rumah Anda terputus sepenuhnya. Jika kondisi ini terjadi, tidak ada yang bisa Anda lakukan selain membuat pengaduan ke PLN, baik melalui telepon maupun aplikasi resminya.
Pihak PLN akan datang untuk melakukan pengecekan dan penanganan langsung ke rumah Anda. Kalau diperlukan, meteran listrik rumah Anda akan diganti dengan yang baru. Namun, pengerjaannya tetap membutuhkan persetujuan Anda sebagai pemilik rumah, kok.
5. Mengisi token listrik
Beda cerita jika listrik mati karena Anda belum mengisi token listrik di rumah. Satu-satunya cara untuk membuat listrik kembali menyala adalah membeli token listrik dan memasukkan kodenya di meteran listrik. Nah, ada baiknya Anda melakukan pembelian token listrik pada waktu yang sama setiap bulannya.
Baca juga: Cara Mendapat Promo Token Listrik Harga Murah untuk Agen
Biar tidak lupa juga, tidak ada salahnya juga kalau Anda juga membuka bisnis jualan token listrik PLN lewat ServerMitra. Anda bisa bekerja sama dengan agen pulsa, penjual token, hingga warung kelontong yang di sekitar rumah. ServerMitra sudah tepercaya sebagai penyedia berbagai produk digital, mulai dari pulsa, paket data, token listrik, hingga pembayaran tagihan rutin bulanan.



Tinggalkan komentar