Langkah menghemat listrik perlu dilakukan sekarang juga. Ada banyak cara menghemat listrik yang bisa Anda lakukan di rumah, kok. Malahan, ada sejumlah langkah yang tanpa disadari bisa membuat penggunaan listrik rumah menjadi lebih ringan.
Jika cara-cara ini dilakukan terus-menerus, Anda akan bisa langsung mendapatkan hasilnya dalam waktu yang singkat. Penghematan ini juga bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh Anda, keluarga, dan generasi penerus nantinya.
Alasan Anda Perlu Menghemat Listrik Sekarang Juga
Listrik yang Anda pakai berhubungan dengan banyak hal, mulai dari persediaan energi, iklim, dan finansial Anda sendiri. Karena itu, simak penjelasan Anda perlu melakukan penghematan listrik dari sekarang.
1. Menghemat pengeluaran rutin bulanan
Hal yang paling bisa dirasakan adalah perubahan pengeluaran rutin untuk mengisi token listrik. Dengan melakukan penghematan, Anda bisa membuat token listrik tidak cepat habis sehingga bisa dipakai lebih lama.
2. Membuat alat elektronik tidak cepat rusak

Setiap alat elektronik memiliki batas pakai. Itu artinya, alat tersebut akan rusak jika sudah mencapai pemakaian tertentu. Langkah penghematan listrik juga membuat Anda hanya memakai sebuah alat sesuai dengan kebutuhan sehingga masa pakainya menjadi jauh lebih panjang.
3. Membangun perilaku disiplin
Apa pun bentuk penghematan yang dilakukan, Anda juga sekalian membangun perilaku disiplin dalam diri. Perilaku disiplin ini tercermin dengan selalu mengecek kembali colokan listrik yang masih terpasang atau mematikan lampu di ruangan yang tidak terpakai. Jika melakukan itu secara terus-menerus, Anda juga akan lebih disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
4. Menghemat biaya subsidi listrik
Sebagai informasi, listrik yang Anda gunakan masih mendapatkan subsidi dari pemerintah. Jika menggunakannya dengan boros, berarti Anda juga ikut berperan dalam menghabiskan dana subsidi tersebut. Karena itu, menghemat listrik juga berarti menghemat anggaran subsidi yang diberikan oleh pemerintah.
5. Mencegah bahan bakar fosil habis
Sebagian besar pembangkit listrik masih menggunakan bahan bakar fosil. Sayangnya, fosil merupakan salah satu bahan bakar yang tidak bisa diperbarui alias akan habis setelah dipakai. Jika bahan bakar fosil habis, kita perlu mencari bahan bakar lain.
6. Mencegah pemanasan global

Dampak besar yang bisa terjadi akibat pemborosan listrik adalah pemanasan global. Kondisi ini disebabkan oleh emisi gas buang yang bisa merusak atmosfer bumi. Pemanasan global bisa memicu terjadi bencana alam besar, seperti perubahan iklim di seluruh dunia.
Baca juga: Cara Cek Sisa Token Listrik dan Manfaat Pentingnya
Cara Menghemat Listrik di Rumah
Anda bisa memulai menghemat listrik dari rumah dengan cara yang paling mudah untuk dilakukan terlebih dahulu. Yuk, cari tahu, pelajari, dan jalankan cara untuk menghemat listrik di bawah ini.
1. Mengganti lampu LED
Lampu LED sudah terbukti mampu menghemat penggunaan listrik hingga 90 persen dibandingkan dengan lampu bohlam. Sudah gitu, lampu LED pun bisa menghasilkan cahaya yang lebih terang. Mungkin Anda perlu berinvestasi di awal karena harga lampu LED terbilang lebih mahal. Namun, rasakan hematnya setelah digunakan selama beberapa waktu.
2. Matikan lampu yang tidak diperlukan
Anda juga perlu melakukan penghematan dalam penggunaan lampunya. Matikan lampu di ruangan yang sedang tidak terpakai atau saat ruangan sudah dirasa terang berkat pencahayaan alami. Hal yang sama juga perlu dilakukan pada malam hari saat Anda akan tidur, ya.
3. Mencabut colokan alat elektronik

Salah satu kebiasaan yang bisa membuat beban listrik menjadi boros adalah Anda tidak mencabut colokan listrik yang tidak terpakai. Colokan yang paling sering tertinggal di stop kontak adalah charger ponsel. Daya yang mungkin terbuang memang kecil. Namun, Anda bisa menghemat banyak daya listrik jika tidak membiasakan meninggalkan kabel colokan tetap terpasang.
4. Memilih alat elektronik low watt
Sekarang sudah banyak pilihan perangkat elektronik yang hemat daya atau low watt. Nah, mulailah merencanakan pergantian alat elektronik ini di rumah untuk menghemat listrik. Pastikan alat elektronik yang paling sering dipakai tidak butuh daya yang terlalu besar, ya.
5. Hindari penggunaan listrik secara bersamaan
Kesalahan yang bisa bikin token listrik cepat habis adalah menyalakan banyak alat elektronik dalam waktu bersamaan. Misalnya saja menanak nasi dengan rice cooker sambil menyalakan AC. Ada baiknya Anda menggunakan alat elektronik yang membutuhkan daya besar satu per satu. Artinya, matikan dulu sebagian penggunaan listrik saat ada alat elektronik lain yang ingin dipakai.
6. Menggunakan kipas angin
AC memang bisa membuat ruangan sejuk terlebih lagi karena kita tinggal di negara beriklim tropis. Sayangnya, penggunaan AC secara terus-menerus hanya akan membuat token listrik lebih cepat habis. Cobalah mematikan AC sejenak jika dirasa suhu ruangan sudah mulai sejuk dan ganti dengan kipas angin. Bisa juga Anda gunakan kipas angin pada saat pagi hari untuk membantu mengganti udara ruangan yang sudah mulai kotor.
Baca juga: Cara Mengisi Token Listrik yang Benar, Anti Gagal!
7. Membuka pintu dan jendela

Kebiasaan yang perlu dilakukan setiap pagi hari adalah membuka pintu dan jendela rumah. Cara ini juga yang membuat Anda bisa mematikan lampu, AC, bahkan kipas angin, loh. Nah, buat rumah yang belum punya banyak jendela, Anda bisa mulai menambahnya di sudut-sudut ruangan.
8. Menggunakan tangki penampungan air
Mesin penyedot air tanah biasanya punya daya yang cukup besar. Untuk menghemat penggunaannya, ada baiknya Anda memasang tangki penampungan air yang besar. Lebih baik lagi jika tangki air tersebut bisa menampung air untuk digunakan lebih dari satu hari.
9. Menggunakan air panas untuk menanak nasi
Air panas bisa mempercepat proses penanakan nasi dengan menggunakan rice cooker. Cara ini akan membuat daya listrik yang digunakan untuk memasak nasi pun tidak terlalu besar.
10. Meminimalkan penggunaan dispenser
Dispenser mungkin bisa memberikan kemudahan untuk mendapatkan air dingin dan panas. Sayangnya, daya listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan dispenser relatif besar. Ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk memanfaatkan kulkas untuk membuat air dingin dan merebus air untuk mendapatkan air panas. Langkah ini diyakini lebih irit listrik.
11. Rutin membersihkan perangkat elektronik

Kerja alat elektronik bisa terhambat karena ada debu yang mengendap di dalamnya. Hal ini membuat daya listrik yang dibutuhkan bisa lebih besar untuk tugas yang sama. Cobalah untuk melakukan pembersihan rutin untuk kipas angin, AC, penyedot debu, hingga kulkas untuk membuat kerjanya selalu optimal.
12. Menggunakan laptop ketimbang PC
Perangkat PC membutuhkan aliran listrik yang terus-menerus saat digunakan. Hal ini yang kadang membuat pemakaian listrik menjadi lebih besar. Cobalah manfaatkan laptop dengan baterai yang cukup awet sehingga tidak perlu selalu di-charge.
Baca juga: Cara Memulai Toko Pulsa dan Risiko Usahanya
Itu dia sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk menghemat listrik di rumah. Dengan begitu, Anda tidak perlu terlalu sering mengisi token listrik di rumah.
Dibanding hanya mengisi token listrik untuk rumah sendiri, lebih baik juga membuka peluang bisnis dengan menjual token listrik melalui ServerMitra. Bukan hanya token listrik, ServerMitra juga jadi pilihan terpercaya untuk menyediakan produk digital, mulai dari pulsa, paket data, hingga pembayaran tagihan rutin bulanan.



Tinggalkan komentar